LIMA LAGU TERBAIK DARI BAND KAPAL UDARA

Kapal udara, sebuah grup music pop/ folk yang berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan terbentuk pada tahun 2015. Kapal udara sendiri adlaah kendaraan yang dapat terbang di udara dan berlayar di laut. Dengan menggunakan nama ini pun para personel berharap musik Kapal Udara bisa didengarkan di mana saja.

Musik yang di usung pun bisa dikatakan sangat easy listening. Band Kapal Udara ini senang membuat dengan beat yang bisa membuat kita mengangguk-ngangguk. Liriknya pun dibuat sesederhana mungkin yang sesuai dengan hal-hal yang sering kita temui dalam keseharian kita.

Dalam lima tahun berkarir di bidang musik, band Kapal Udara yang digawangi oleh Muhammad Ayat pada Vokalis/ Gitaris, Saleh Hariwibowo pada Gitaris, Mardhan Maing pada Bass, dan Bobby Prasmudi pada Drum ini sudah berhasil merilis dua album yakni “Seru dari Hulu” pada tahun 2017 dan yang terbaru “Manusia Mesin” pada tahun 2020 ini.


FOTO BAND KAPAL UDARA BY AIWADJI CLR

Adapun lagu Kapal Udara yang menurut saya enak didengarkan:

           1.    Menyambut

Dengan menggunakan bahasa puisi yang penuh retorika, lagu ini menggambarkan acara penyambutan kepada seseorang yang dihormati setelah sekian lama pergi di tanah rantau. Berbagai harapan tertuang dalam lagu ini yang ditujukan kepada tuannya.

Bagi penulis sendiri, bagian yang sangat epik dari lagu ini adalah saat penyanyi berpuisi tentang harapan rakyat jelata agar tuannya berbelas kasihan kepadanya agar melancarkan segala urusannya dan melindungi dari mara bahaya.


2.    Menanam

Dengan menggunakan gambar manusia yang sedang menanam, beberapa tumbuhan, miniatur rumah, burung dan matahari sebagai ilustrasi, tentunya sudah bisa ditebak lagu ini menggambarkan tentang hubungan alam dengan manusia.

Lagu ini menceritakan tentang alam yang merupakan sahabat terbaik manusia, dalam menggantungkan kehidupannya. Bukan hanya alam dalam artian harafiah yakni geografis, tetapi juga tekad untuk senantiasa menumbuhkan harapan di dalam hati.


3.    Merantau

Lagu ini cocok dengan kondisi sosial masyarakat Sulawesi Selatan yang sering bepergian keluar daerahnya untuk bersekolah mengejar cita-cita atau mencari pekerjaan. Bagi masyarakat  Sulawesi Selatan, membahagiakan orangtua merupakan bukti penghormatan dari anak.

Lagu ini bercerita dengan menggunakan pendengar sebagai pelaku utama, yang akan pergi jauh suatu hari sebelum usia tua datang. Tentunya rasa rindu akan senantiasa datang dan cara untuk mengobatinya adalah bernyanyi tentang kampung halaman.

Selain itu, lagu ini menggambarkan perasaan si perantau yang setelah sekian lama pergi meninggalkan kampung halamannya kini sudah bisa bersua kembali dan memecahkan celengan rindu bersama orang yang dicintainya.


4.    Menari

Diawali dengan petikan gitar akustik, lagu ini lebih cocok disebut abstrak dalam menggambarkan pesan yang dimaksud karena liriknya tidak bercerita secara luas dan eksplisit seperti lagu pada umumnya.

Lagu ini seperti puisi yang dikombinasikan dengan musik karena liriknya menggambarkan perasaan yang sedang bahagia dengan larut dalam tarian menepis sunyi. Pokoknya, lagu ini cocok banget didengarkan saat bersantai apalagi di alam bebas.


5. Melaut

Gambar yang dipakai sebagai ilustrasi lagu ini sangat cocok dengan judul serta lirik lagunya yang menggambarkan bagaimana kedekatan si nelayan tradisional dengan ikan tangkapannya serta malam hari yang penuh bulan dan bintang.

 

Nah bagaimana menurutmu? Kamu pasti akan ketagihan mendengarnya tanpa merasa bosan sama sekali. Dari kelima lagu di atas, mana yang menjadi favoritmu?

*Disadur dari berbagai sumber

Post a Comment

0 Comments