DIMULAI DARI NOL YA...

Pic. saat jalan bareng keluarga
Pic. saat jalan bareng keluarga


Dua ribu lima belas adalah tahun yang tidak saya duga-duga akan menjadi salah satu tahun dengan tantangan yang begitu kencang. Mungkin bagi setiap orang ini bisa saja menjadi tantangan yang biasa saja namun bagi saya ini adalah salah satu tantangan yang besar loh.

Dimana saya kembali ingin menjadi seorang atlet, entah kenapa namun ada kerinduan berkumpul dan maju ke tengah arena pertandingan dan bertanding bersama teman-teman seperjuangan disana apalagi urusan saya di PON belum selesai. HAHAHA

Ini memang bukan sebuah langkah yang bisa saya putuskan secara sepihak tanpa pertolongan sepihak, seperti biasa saya ini orangnya plin-plan dan masih saja buta arah dalam mengambil sebuah keputusan. Singkatnya belum dewasa. Kalau bukan takut kalah berprestasi tentunya saya pasti tidak ingin latihan lagi apalagi setelah terkena doktrin atau pengaruh orang luar.

Singkat kata, saya seperti menjilat ludah sendiri setelah tidak mau latihan selama setahun. Padahal waktu itu pelatih sudah berbaik hati untuk memanggil saya kembali ke tempat latihan. Pemanggilan ini berlangsung sejak oktober tahun lalu sampai dengan bulan februari lalu. Gila! Saya seperti orang sombong saja.

Namun, ada sebuah mimpi yang kembali lahir dalam tidurku yakni kembali kembali dengan sebuah mendali kebanggan bersama teman-teman beregu saya. Entah apa namanya namun bagi saya ini adalah sebuah panggilan atau sebuah jalan yang harus saya lalui.

Bagi saya ini adalah sebuah petunjuk dari Tuhan dimana untuk menjadi juara saya harus kembali dari nol dulu, tidak boleh instan apalagi mengingat saya telah meninggalkan tempat latihan dan melepas pakaian latihan saya selama setahun.

Akhirnya start dimulai dari bawah lagi, meski tertinggal namun ada satu yang selalu muncul dalam benakku, yaitu BUKTIKAN!!!! Bahwa saya bisa dan mampu menjadi atlet kebanggaan kemabli karena selain berprestasi saya juga sering diremehkan padahal mampu untuk menjadi salah satu atlet terbaik di Bumi Flobamora ini.

Dan yah, salah satu perjalan terberta dalam hidup ini adalah harus berlatih dari bawah dan juga harus mampu untuk mengikuti perkuliahan dengan baik, apalagi semester ini saya akan mengambil mata kuliah yang sangat berat bagi saya dan kebanyakan orang di jurusan saya, jurusan Ilmu Komputer Undana.

Akhir cerita tentu saja, saya berhasil lulus tujuh dari delapan mata kuliah yang saya ambil, entah kenapa satu mata kuliah yang saya ambil ini selalu saja bermasalah dengan saya, entah yang salah saya atau dosennya. HAHAHA sampai dititik ini saya sedikit marah dengan dosen yang mengampu mata kuliah tersebut.

Namun ada juga cerita yakni saat mata kuliah Web dimana saya sama sekali merasa tidak layak lulus karena saya sama sekali ketinggalan dalam hal mengerjakan tugas, ataupun saat mengerjakan tugas UTS (Ujian Tengah Semester) ataupun UAS (Ujian AKhir Semestet), bahkan  unutk tugas UAS saya sama sekali tidak mengerjakannya namun saya malah mendapatkan nilai A. Mungkinkah ada campur tangan Tuhan disana melihat saya yang pemalas namun sangat butuh nilai ini? HAHAHA

Perjuangan dari bawah lagi sebagai atlet plus kuliah semester terberat bagi saya namun semua masih baik-baik saja, asal ada semangat dan iman percaya sepertinya semua bakal baik-baik saja, loh kenapa diulang-ulang kata-katanya ya, HAHAHA Itulah yang menjadi sebuah pedoman yang baik bagi saya dalam menjalani hidup ini, meski banyak aral terjal menghalangi namun pasti ada cerita indah di akhir.

 

-          Bryan Nakupenda

 


Post a Comment

0 Comments