CERITA DIBALIK ANTHOLOGY POETRY BAGIAN 7-8



Selalu ada cerita dari setiap puisi yang saya tulis namun ada juga yang tidak. Untuk artikel kali ini saya akan mulai untuk sedikit membahas tentang puisi yang saya tulis, memang sih tidak semau cerita berkesan tapi saya akan mencoba untuk merangkumnya.

Kau selalu kucintai dan kusayangi
walau kaki dan tanganku tak ada lagi
meski dilanda masalah sekalipun
aku pasti akan tetap
mencintai dan menyayangimu selamanya...
Apapun keadaannya
apapun caranya
'kan selalu ku usahakan 'tuk bersamamu
'kan kulakukan 'tuk tetap memilikimu
aku 'kan membuatmu bahagia
meskipun saat ini
kau belum menemukan bahagia itu bersamaku...
Kaulah cinta terakhirku
Kaulah cinta sejatiku
Kaulah cinta matiku
hingga akhir ku menutup mata nanti
aku akan tetap berharap
kau yang bersamaku
aku akan selalu menyayangimu selamanya...
karena kini ku tengah sakit cinta.

- Bryan Nakupenda –

Jadi, dalam puisi ini saya ingin menceritakan tentang sebuah hubungan yang sudah pada level ‘BUCIN’ kalau orang sekarang bilang, but this is not a ‘bucin’, this is a little thing we called loved in high level. Ciee…
Penuh drama dan cerita, penuh dengan gaya lebay yang tak tertahankan, seseorang yang ingin berjanji bahwa dia akan tetap setia dan takkan meninggalkan kekasihnya meski keadaan semakin berat. Halangan dan rintangan takkan menggoyahkan rasa cintanya pada kekasihnya.
Namun diakhir ada sedikit keraguan jika tak mampu bersama dengan kekasih hatinya yang telah lama dia perjuangkan, tetapi rasa saying yang dimilik telah merasukinya seperti telah menjadi candu dalam hatinya.
Okay, next kita baca dulu puisi berikutnya. Jangan lupa penghayatan juga perlu ya.
Daku mencoba menjadi kekasih hatimu
yang lebih baik dari sebelumnya
hingga sakit itu tak terulang lagi
hati ini 'kan berhenti 'tuk menyumpah...
Daku bersyukur padamu, ya, Tuhan
karena telah memberi pujaan hati seperti dia,
engkau memberikannya di saat daku tengah terpuruk
engkau menaruh cinta kasih di tengah-tengahnya,
berilah kekuatan kepada kami
untuk kami bisa melewati rintangan dan hambatan
yang menghadang kami
agar dapat melangkah ke jalan yang kami impikan...
Ada banyak hati yang mendekatinya
namun engkau tahu daku menginginkan dia
engkau memberi kelegaan
menjawab kerisauan hati daku
ya, Tuhan, aku ingin bersama dia
tanpa ada yang menghalangi.
- Bryan Nakupenda -
GImana? suka atau tidak dengan puisinya tadi?
Puisi dengan judul harapan ini adalah hasil dari gubahan hati seseorang yang mencintai kekasihnya, tulus apa adanya, dan penuh harap bisa dan mampu bertahan dengan kekasihnya. Setelah pernah tak sengaja menyakiti kekasih hatinya dulu, kecemasan melanda hati entah kenapa rasa takut begitu besar dalam diri.
Harapan yang besar dipupuk dalam hati, semoga saja hubungan yang dibangun mampu bertahan selamanya. Hingga apa ayng dicita-citakan bias tergapai.
So, bagaimana? Apakah latar belakang dari puisi-puisi diatas menarik?
Kalau menarik, jangan lupa tinggalkan kesan dan pesan ya!
Yah, masih banyak pusii lainnya lagi di wattpad saya ya, jangan lupa untuk berkunjung dan membaca puisi saya yang lainnya disana, tinggalkan sedikit jejak anda setelah membacanya ya.
Oh iya, satu jejak anda adalah satu semangat baru bagi saya untuk tetap menulis puisi ataupun sajak. Memang kecil namun sangat berarti.
-       Bryan Nakupenda -



0 Komentar:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara bijak atau sesuai topik pembahasan...