Kirain tidak akan bisa, dari nol sama-sama, harus sukses sama-sama, sampai tua juga harus sama-sama dong. Penuh teka-teki memang dunia ini, yang dikiranya bakal gagal ternyata malah langgeng, yang disangka langgeng malah cepat retak hubungannya.

Banyak yang bilang jangan pacaran lama-lama nanti keburu bosan dan tidak jadi nikah, atau orang dewasa di Kupang bilang 'kalo nikah tua anak-anak masih kecil katong su opa-opa'. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ 
Aduh.. Pemikiran begini nih yang kadang buat hati sonde tenang πŸ˜‚πŸ˜‚ mah ame dengan enjoy sa.
Nikah itu bukan persoalan siapa cepat atau takut anak-anak masih kecil dan katong keburu tua, tapi nikah itu soal kesiapan hati, mental dan fisik. Karena semuanya butuh kematangan diri kedua belah pihak dulu, kalau salah satunya tidak siap yah pasti cepat bubar juga dong.

Bagi beta sebagai lelaki nikah itu seperti meninggalkan semua keinginan dan kebutuhan pribadi dengan keinginan dan kebutuhan keluarga. Nikah itu seperti penjara. Yah, meski bukan seperti penjara sebernya juga sih, tapi lebih ke tanggung jawab yang tidak bisa membuat laki-laki sebebas masih bujang.

  


Kenapa penjara? 

Karena laki-laki itu diwajibkan menjadi tulang punggung keluarganya, menopang tanggung jawab yang besar yang bisa diiblang hampir tidak ada sewaktu masih pacaran, seperti mengurus anak, masak dan lain-lain. 
Jadi dinikmati sajalah masa pacaran ini, sepuluh tahun memang bukan baru tapi tujuan menikahkan salah satunya untuk bisa mendapatkan partner hidup yang baik, yang bisa diajak ngobrol baik saat susah ataupun senang, maupun saat kita nanti sudah menjadi opa oma.

Beruntung punya pacar yang memang tidak ingin terburu-buru untuk menikah, dia maunya siap dulu secara finansial dan segala tetekbengeknya.


 

Nanti pas anakmu sudah besar kamu disangka orang-orang lagi jalan sama cucu bukan sama anak?

Lah.. Hubungannya apa coba? Ada yang menikah muda tapi malah harus nunggu bertahun-tahun lamanya baru bisa dapat anak, bedanya apa coba. Sama saja kan. Sama-sama harus tunggu Tuhan memberikan anak ke kita. 


Maka dari itu, setelah sepuluh tahun lebih perjalanan ini beta dan pacar berusaha mendekatkan diri dan lebih saling mengenal satu dengan yang lain agar bisa mengurangi masalah saat sudah berada diatas bahtera rumah tangga. 

Memang kata orang pas sudah menikah baru kita tahu siapa sebenarnya pasangan kita itu, tapi kenapa tidak saat masih pacaran kita sudah berusaha untuk lebih dekat satu sama lain, kan lebih asyik toh.

Cerita singkat ini hanyalah catatan pendek tentang hubungan kami terutama dari sisinya beta sendiri.
Lagian selama sepuluh tahun sebagai pasangan pun katong banyak menghasilkan prestasi, bahkan beta masih yakin sonde ada pasangan yang bisa seperti katong. Khususnya di dunia olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur ini.




Eh.. Tapi jangan berpikir kalo selama sepuluh tahun ini sonde ada masalah e, karena itu ajaib bin mustahil, namanya manusia hidup pasti ada masalah e. Jadi katong berproses trus dan trus sampai nanti katong siap.
Cari pacar itu yang bisa dijadikan sahabat, yang kalo katong susah yah mau ngasih dukungan, atau kalo katong lagi sukses selalu mengingatkan untuk jangan sombong. Keras terhadap pacar itu tidak harus. Tegas? Hah.. Itu baru boleh.

Hmm.. Mungkin sudah terlalu panjang ceritanya e, jadinya bukan cerita pendek tapi cerita panjang. Haha Buat yang mau cari pacar, carilah pacar seperti Bapa/ Mama di rumah, karena yang mengerti katong tuh orang yang sama ke di katong pung rumah. πŸ˜πŸ€—

Kecuali kalau memang sonde cocok dengan orang dalam rumah semuanya. Hehe

Start of the decade vs end of the decade
#decadechallenge #10yearschallenge

2009

2019
πŸ˜„


Memang benar isi perkataan alkitab, "Doa orang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya". Hari senin, 20 Januari 2020 kemarin Keluarga Besar PERKEMI NTT dan PASI NTT menggelar syukuran natal bersama sekaligus pembukaan pelatda tim PON XX 2020, acara kici-kici sa orang Kupang bilang namun penuh kekeluargaan.

[DISCLAIMER: 
ISI ARTIKEL INI MENGANDUNG MUATAN AGAMA KRISTEN PROTESTAN,
AYAT ALKITAB. MOHON UNTUK TIDAK MENGUBAH,
TIDAK MENGHAPUS BEBERAPA BAGIAN
DAN TIDAK MEMPLUBIKASI ULANG TANPA SEIZIN PEMILIK ARTIKEL.
TERIMA KASIH]

Acara natal bersama tersebut dimulai pada pukul setengah enam petang, sedikit molor sih dari jadwal yang direncanakan yakni pada jam lima. Namun, Ibadat yang dipimpin oleh Bpk. Pdt. Yandy Manobe dengan tema "Hidup lah sebagai seorang sahabat bagi semua orang" ini berjalan dengan penuh hikmat dan penuh damai. Tanpa kendala dan tanpa problem apapun sedikitpun.


Sebenarnya kekawatiran sedikit melanda pengurus karena selama pesiapan hujan terus menyerang tanpa hentinya, namun siapa sangka dihari H-nya malah hujan tidak turun sama sekali. Ajaib benar kuasa Tuhan.  Ibadatpun berjalan sebagaimana mestinya.

Ibadat yang juga dihadiri oleh Ketua Umum Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) NTT & Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTT yakni Bpk. Ir. Esthon L. Foenay, M. Si, para pengurus, pelatih, orang tua dan para atlet baik dari yang masih belia hingga atlet yang akan mempersiapkan diri menuju arena PON XX 2020 berlangsung sebagai acara yang kiranya bisa membawa semangat persahabatan bagi setiap elemen penting dalam organisasi olahraga PERKEMI NTT dan PASI NTT.

 


Acara doa bersama ini juga diisi kata sambutan oleh bapak Ir. Esthon L. Foenay, M.Si yang kembali mengingatkan para pengurus dan pelatih agar mempersiapkan atlet-atlet yang akan menuju PON XX 2020 di PAPUA bulan Oktober-november nanti dengan penuh keseriusan. Tidak lupa juga untuk mempersiapkan atlet usia dini dan meningkatkan prestasinya agar semakin banyak generasi penerus.

Selain itu beliau juga meminta dukungan penuh dari semua orang tua yang telah mendukung anak mereka yang terlibat dalam proses menjadikan Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu daerah yang harus disegani lewat prestasi olahraganya. Dan sebagai penutup dalam kata sambutannya beliau kembali mengingatkan untuk bisa menjadi orang yang bisa bersahabat bukan hanya dengan diri sendiri namun juga dengan orang lain juga.

Seperti apa yang juga dikatakan pak pendeta dalam khotbahnya, bahwa terkadang sebagai manusia kita lupa bahwa yang menjadikan persaudaraan itu kuat yakni karena kita selalu menjadi sahabat bagi semua orang. Yang menjadikan ikatan kekeluargaan itu kuat yakni kita selalu mau menjadi sahabat bagi semua orang yang berada disekitar kita.


Jangan menjadi seperti seorang istri yang suaminya sudah meminta izin untuk pergi nongkrong dengan sahabat-sahabatnya namun baru beberapa menit hape sang suami sudah berdering. Getaran pertama, suami kaget. Getaran kedua suami hati rancu terima atau tidak ya ini panggilan. Akhirnya suami pun terima telponnya pada getaran ketiga.
"Hallo ma"
"Posisi?" Tanya si istri.
"Ada di.."
"Deng?" si suami belum selesai menjawab si istri sudah bertanya lagi.
"Ada deng..."
"Ohh..." belum selesai jawab si istri sudah memotong dan langsung mematikan panggilan.


Janganlah kita menjadi seorang istri yang tidak bersahabat dengan suami kita, saat dia sedang bersama dengan sahabatnya usahlah kau ganggu dia, berilah dia sedikit waktu untuk menikmati waktu bersama sahabatnya.

Menjadi seorang suami juga janganlah menggunakan waktu terlalu banyak sehingga menimbulkan kecemburuan, jadilah sehabat bagi istrimu dengan cara mengabarinya meski kau tahu benar kau sedang menikmati waktu bersama sahabat-sahabatmu.

Dalam kehidupan sebagai seorang atlet pun kita diajarkan bukan hanya tentang memenangi pertandingan namun bagaimana kita menjadi manusia yang mau bersahabat dengan lawan-lawan kita, jangan hanya karena medali segenggam rusak nilai-nilai sportivitas.


Begitupun sebagai pengurus, pelatih dan orang tua yang hadir sebagai elemen pendukung janganlah kita saling sikut-sikutan tapi marilah kita bangun hubungan persahabatan yang bernilai tinggi.


Dalam Yohanes 15:5 (TB)  "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."  Tugas kita adalah melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki dan melakukan sebaik mungkin namun jangan melupakan asas-asas yang telah Tuhan tetapkan, seringkali kita melupakan apa yang Tuhan telah tetapkan ketika kita telah jauh berpikir melebihi apa yang Tuhan inginkan.

Akhir kata jadilah seperti sahabat bagi semua orang disekitar kita, jangan melihat siapa dia namun lihatlah Tuhan sebagai yang empunya kehidupan, yang memberikan apapun yang engkau inginkan, dan yang menjadi sahabat bagi kita semua. Tuhan memberkati kita semua.

Sungguh luar biasa perjalanan untuk menulis curahan hati #Eh. Setelah tahun kemarin kurang lebih enam bulan bergelut menulis sajak dengan tema patah hati di wattpad. Kini tiba saatnya untuk men-challenge diri dengan menulis hal baru yakni Puisi. Hmmm….

Temanya pun mungkin bakalan tidak beda jauh dengan sajak-sajak yang kemarin yakni tentang patah hati, namun kali ini saya juga akan mencoba berpetualang dalam membuat puisi dengan tema kasih sayang ke sesama, binatang, alam dan mungkin beberapa hal lainnya juga.


Di wattpad nantinya saya hanya memposting puisi saja teman-teman, jadi untuk sementara sajak tidak diperbaharui, ya. Kalau kemarin judul buku di wattpad yang berisi sajak itu bernama SAJAKUPENDA maka judul buku yang isinya puisi ini saya beri nama ANTHOLOGY POETRY – NAKUPENDA.



Kenapa saya mengambil judul ini? Yah karena isinya nanti bukan hanya puisi-puisi baru saya tetapi juga kumpulan puisi dari masa remaja saya, karena pada masa itu hal yang paling cepat menyentuh dan bisa dijadikan puisi yah patah hati. HAHAHA lucu bukan diriku ini. 

Yang mana sebagiannya tidak pernah saya publish sih. Isi dari ANTHOLOGY POETRY – NAKUPENDA sendiri tentu saja seperti yang telah saya beritahu diatas tadi bakal ada lebih banyak tentang patah hati dan berbagai hal yang menjadi inspirasi saya dalam membuat puisi. Termasuk puisi-puisi yang pernah saya publish di blog ini bakal saya post di wattpad juga kembali.


Apa sudah puas dengan sajak-sajak yang kemarin itu?
Hmmm, Bicara tentang rasa puas? Saya secara pribadi memiliki sebuah target atau ambisi pribadi, yang mana di tahun ini semoga saya bisa membuat puisi sebanyak 120 puisi. Gimana? Gila bukan, HAHAHA

Mari kita doakan saja semoga diri ini selalu termotivasi dan bisa terus berkarya. Dan dari banyaknya puisi-puisi tersebut saya tidak tahu mana yang teman-teman bakal sukai. Mari kita berharap hasilnya nanti bisa sangat memuaskan hati kita semua.


Oh iya… tentu saja sajak yang kemarin itu saya belum puas dong! HEHEHE dan jangan harap saya akan puas ya!


Tidak lupa juga saya ingatkan bahwa sajak SAJAKUPENDA yang saya tulis di Wattpad sementara saya sudahi karena saya ingin fokus pada puisi dulu. Eh, tapi untuk selanjutnya sajak-sajak akan saya saya posting di instagram yang tentu saja positngannya nanti bukan hanya berisi sajak saja namun juga akan diisi juga dengan puisi, kata-kata motivasi atau apapun tentang tulisan saya di akun dengan username bernama @pukupaka.



Di akun itu saya akan menggunakan bahasa Kupang, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris untuk postingan-postingannya. Semoga teman-teman menyukainya yah. Let’s kuuuyy meluncur ke akunnya sekarang, karena sejak Minggu, 5 Januari 2020 kemarin saya sudah mulai ngepost di akun tersebut. Jangan lupa follow ya! Followernya masih dikit. 

Akhirnya dengan penuh harap mari kita saling mendukung dengan terus membaca dan saling berbagi, jika teman-teman juga ada tulisan yang menarik. Silakan tinggalkan di kolom komentar, biar saya bisa membacanya juga.


Bagi yang menyukai karya-karya saya silakan tinggalkan pesan anda atau jangan lupa memberi bintang atau tanda love pada puisi yang teman-teman paling sukai. Oh iya, ANTHOLOGY POETRY – NAKUPENDA sudah sampai pada bagian keempat, nantinya akan terus update selama setahun penuh. 

Salam Poem!
Salam Poetry!
From Poem to Poetry!



Tahun yang baru semangat yang baru, dengan penuh semangat membara bagi kenshi-kenshi DOJO SD GMIT AIRNONA 1 (Dojo Airnona) yang terus berdatangan satu per satu ke tempat latihan, meski masih saja ada yang datangnya terlambat.   

Cuaca yang kurang bersahabat tidak menjadi penghalang. Hujan sejak pagi tidak menghentikan niat kenshi-kenshi untuk kembali latihan, beruntung sore hari hujan mereda bahkan berhenti total sehingga bisa memulai latihan perdana pada tahun ini dengan baik.

Memang sejak Jumat, 10 Januari 2020 hujan nampak deras dan tanpa hentinya berlangsung terus dari pagi hingga menjelang malam. Begitu pun esoknya dan juga minggu. Aktivitas banyak terhambat.


Malam sewaktu hujan mereda saya sedang ngopi-ngopi sama teman yakni Rizal, eh bukan ngopi sih, hanya nongkrong saja gitu, kebetulan si Rizal adalah rekan latihan Kempo saya. Saya bilang ke dia, “besok kemungkinan hujan akan berhenti pada sore hari. Semoga, ko besok beta latihan perdana di dojo nih”. Penuh keyakinan.




Rizal membalas, "beta yakin tetap hujan besok bro e"

"sonde akan, tanda sa beta pung omongan"

"katong baliat sa, b yakin tetap hujan" setelah itu dia tertawa puas.

Lucunya saya membalas sambil bercanda, "besok hujan tapi beta akan tikam lutut berdoa supaya sorenya sonde hujan"

Dan terbukti teman-teman HAHAHA sorenya sonde hujan.




Saya heran, sungguh hebat kuasa Tuhan, bukan? Memang saya berdoa semoga bisa lancar latihannya nanti. Bukan main teman-teman persiapannya karena selain latihan saya juga menyiapkan acara syukuran ibadat perayaan Natal 2019, perayaan tahun baru 2020 sekaligus memohon berkat Tuhan untuk bisa lebih berprestasi lagi ditahun yang baru ini dibanding tahun 2019 kemarin.

Latihan perdana dojo Airnona akhirnya bisa berlangsung dengan baik, cuacanya bahkan menjadi sangat cerah sore itu, latihan berlangsung a lot dari jam empat sore hingga jam lima, setelahnya kami mulai dengan  ibadat syukuran kami lalu sesi foto lah pokoknya. HAHAHA seru pokoknya latihan perdana ini.






Terima kasih buat para orang tua dari kenshi-kenshi yang telah mendukung dan mempercayakan anak-anaknya untuk berlatih bersama saya, sungguh kepercayaan yang luar biasa. Mari teman-teman, para orang tua dan semua kita berdoa untuk prestasi anak-anak Dojo Airnona bisa lebih luar biasa lagi.

DOJO AIRNONA!

EMAS!

EMAS!

EMAS!

Berpose di Gua Kristal

LIBUR TELAH TIBA, LIBUR TELAH TIBA, HORE! HORE! HORE!

Itulah bunyi lirik Libur Telah Tiba dari Tasya Kamila si penyanyi cilik, yang mana selalu menjadi jingle andalan kala musim liburan sekolah telah tiba saat masa remaja dulu.

Kini waktu berlalu jingle yang dulu menjadi roh penyemangat untuk menikmati liburan berganti menjadi jingle yang bisa dikenang saat sedang bertamasya atau berlibur bersama keluarga atau pada saat sedang berpetualang bersama pacar atau sahabat ke tempat mana saja kau suka.
Sambil mengingat potongan-potongan lirik dari lagu tersebut saya bersama pacar dan adik-adiknya bergegas ke tempat wisata yang terbilang baru pertama kali kami datangi padahal kami telah mendengar bahwa tempat ini adalah salah satu tempat terkeren di Kupang.



Siang yang panas pun seolah tidak menjadi halangan bagi kami untuk menikmati waktu liburan, Gua Kristal namanya salah satu destinasi wisata alam yang mana membuat kami rela berjam-jam meninggalkan penat.

Terletak di Desa Bolok, Kabupaten Kupang yang memiliki pesona tersendiri, letaknya pun tidak berada jauh dari rumah. Dengan mengendarai motor, kami cukup menghabiskan waktu sekitar 15 menit perjalanan atau kurang lebih 30 menit dari pusat kota.

Dengan hati penuh rasa penasaran kami langsung memarkir motor kami dan berjalan kaki sekitar lima puluh meter melewati pepohonan dan sampailah kami di sebuah kebun yang dari kejauhan telah tampak mulut gua yang kami tahu akan kami masuki. Dengan penuh kepercayaan diri kami membayar tiket masuk seharga Rp. 5000,./ orangnya.





Sesampainya di depan mulut gua barulah kami sadar ternyata ekspetasi kami tentang Gua Kristal ini sangatlah beda jauh. Awalnya kami semua sudah melihat hasil jepretan foto netizen di instagram dan mengira bahwa Gua Kristal yang akan kami datangi ini tempat yang mudah dijangkau jika kita ingin mandi atau sekadar berfoto namun nyatanya untuk menggapainya ternyata harus adu nyali dulu dan untuk kami yang baru pertama kali berkunjung ini pengalaman yang cukup menantang loh.

Kami harus menuruni bebatuan terjal sebelum sampai dan Gua Kristal ini dalamnya gelap sekali loh sedangkan kami tidak membawa alat penerangan, namun setelah dijelaskan oleh penjaga tempat tersebut bahwa kami harus menyewa penerangan untuk bisa turun ke bawah.

Sekilas memang tampak mengerikan tetapi begitu sudah sampai dibawah ternyata jalannya tidak terjal dan berkat penerangan jadi lebih mudah aksesnya, oh iya, untuk penerangannya dikenakan charge sebesar Rp.100.000 sekali pakai yah, maksudnya mau dipakai sampai kapanpun cuman dikenakan biaya tersebut selama tidak meninggalkan lokasinya. Atau singkatnya silakan berenang dan berfoto ria sepuasnya.
Jalan terjal yang kami tempuh pun hanya sekitar 20 meter ke bawah tanah saja, dan memang karena gelap sajalah semuanya jadi nampak mengerikan, padahal begiutu sampai dibawah itu, UHHH AMAZING MAN! Keren sekali dibawah. Pokoknya keren sekalilah, WOOOWWW… itulah yang terbesit dihati ketika sampai dibagian dalam gua tersebut.





Kami pun bersiap untuk berfoto ria dan setelah berfoto barulah kami berenang sepuasnya, beruntung pada saat kami datang para pengunjung yang sebelumnya sudah ada memilih untuk pulang dan gua tersebut kosong sehingga berasa sedang di tempat pribadi saja.

Karena kata penjaga tempat tersebut bahwa biasanya kalau sudah ramai pengunjung akan sulit untuk mendapatkan foto dengan hasil terbaik. Dan yah..kami memang sangat beruntung. Tampilan air yang seperti hijau bahkan kebiruan menjadikan hasil foto sangat memuaskan hati sekali, dan ternyata air yang sangat jernih membuat hati kami juga gembira.





Kami menghabiskan waktu cukup lama didalam gua tersebut, para pengunjung yang lain pun terus berdatangan namun kami pun tetap menikmati keindahan ciptaan Tuhan tersebut tanpa peduli pada para pengunjung, sampai-sampai kami lupa kalau sudah berada bermain air selama 5 jam lebih. WOOOW!!
Selesai foto-foto dan berendam kami pun pulang dengan wajah penuh senyuman dan gigi yang terus berada diluar, HAHAHA kami pun pulang dengan tidak lupa berterima kasih kepada Tuhan karena masih diberi kesempatan menikmati karyanya yang kuar biasa di akhir tahun.

Sungguh pengalaman luar biasa bagi kami, apalagi sudah lama tidak liburan. HAHA tidak terasa hampir setahun yang lalu kami liburan loh. Yang terakhir juga kami dadakan liburannya. Tentu saja ini bukanlah yang terakhir, karena kami pastinya akan kembali untuk menikmati keindahaan alam Gua Kristal ini. 

Jangan lupa unutk membaca liburan kami yang lain yah. Cek LIBURAN DADAKAN.


*Note: Fotonya tidak ada yang diedit!


Poster Film Iimperfect: Karir, Cinta dan Timbangan

Ernest Prakasa kembali menghadirkan film keluarga buat aku, kamu, dan kita semua. Diliburan natal dan tahun baru kali ini ada IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan yang hadir dengan membawa isu-isu Body-Shaming yang mana memang sangat banyak terjadi di zaman yang sudah sangat serba maju ini.

Bukan main film IMPERFECT ini, penonton dibuat tertawa dan terharu hanya dalam sekejapnya, aktor Reza Rahadian yang tampil sebagai sebagai Dika, pemeran cowok idaman semua cewek Indonesia pada umumnya yang mencintai cewek dengan apa adanya bukan karena ada apanya.

Sedangkan Jessica Mila sebagai Rara, hmmm… tentu saja adalah bintang yang menjadikan film ini begitu berkesan selain karena aktingnya yang juga tidak kalahnya dari Reza. Effort yang ditunjukan dengan menaik turunkan berat badan demi tercapainya role model yang sempurna untuk mencintai ketidaksempurnaan itulah yang menjadi kunci dari film ini.


Film ini menghadirkan seorang perempuan bertubuh gemuk yang berjuang ekstra melawan stigma masyarakat tentang bagaimana semestinya perempuan bersolek. Di mana banyak kasus seperti ini menjadi momok yang menakutkan terutama di media sosoial yang mana kita seringkali tak dapat memahami perasaan satu sama lain.

Hadirnya kuartet ciwi-ciwi lucu yang diperankan Kiky Saputry dkk juga membuat filmnya lebih berwarna dengan jokes ciri khasnya Ernest, tidak ada yang garing dan tidak ada yang terlewatkan untuk ditertawakan. Trio ciwi-ciwi penampilan adalah segalanya menambah indahnya kompleksnya masalah penampilan di zaman sekarang mengingatkan kita bahwa kita hidup di zaman yang semakin kompleks.




Dimana semakin hari semakin besar masalah yang bermunculan jika kita tidak merasa nyaman dan bersyukur atas segala yang kita sedang miliki, film ini benar-benar mengajarkan kita untuk lebih mensyukuri segala kekurangan kita, segala insecurity jadikanlah itu sebuah kekuatan.


Hebatnya Ernest adalah dia menyiapkan script yang luar biasa, penonton sedang dalam terhanyut dalam sedihnya masalah yang dihadapi namun muncul jokes-jokes yang bisa dibilang sangat menyebalkan namun lucu, jokes yang kekinian yang menjadi nilai plus ultra dari film ini. HAHAHA

Source: google.com
Momen diruangan kamar bertiga dalam pertengkaran singkat nan kompleks benar-benar menjadi klimaks dari rasa sedih yang tepat, selain itu masalah lain yang dihadirkan juga membuat ciwi-ciwi diruangan bioskop terlihat matanya sembab sehabis filmnya kelar.

Namun sebagai pencinta film karya-karya Ernest sejak zaman Cek Toko Sebelah, penambahan masalah dalam film sangat rapih tetapi ada adegan yang bisa dibilang bisa ketebak percakapannya dan juga arah dari permasalahannya juga sangat terlihat, yakni saat adegan Lulu dan Reza yang sedang berdua terus terciduk sama Rara adalah adegan yang bisa dibilang umum dipakai.


But overall filmnya sangat keren, sampai-sampai pacar saya gak sabaran untuk nonton film ini, diapun pergi nonton duluan tanpa mengajak padahal biasanya ke bioskop untuk nonton karya-karyanya Ernest barengan. Endingny yah saya juga pergi nonton sendirian dong.
Eh.. Hahaha


But standing ovation for this film, eh kirain saya doang, ternyata banyak loh yang berdiri sembari bertepuk tangan selepas film ini selesai. LUAR BIASA KOH ERNEST!

Semoga karya-karya dengan tema seperti ini terus bermunculan, tidak saja membahas cinta-cintaan namun juga membawa isu-isu sosial yang mana sangat berdampak besar bagi masyakarat. Dan bicara soal film tentu saja juga bicara tentang penilaian penonton atas bagus tidaknya film yang hadir, dan juga menjadi tolak ukur untuk berkarya sih menurutku.


Jadi menurutku, film IMPERFECT: Karier, Cinta dan Timbangan yang dengan berbagai persoalan zaman now ini, pantas dan layak diacungi jempol loh. Jadi yah menurutku film ini pantas mendapatkan rating 9/10. Kerja keras yang luar biasa dari Ernest Prakasa dan Meira Anastasia. Semoga tetap membawa karya yang luar biasa kedepannya. Semoga dunia perfilman Indonesia juga semakin maju.

Review ini didukung oleh Laptop Acer Jadul yang bahkan tak pernah mereview film manapun.