Perburuan Bonsai Yang Menyenangkan. Sabtu, 4 Juli 2020 hari yang sangat seru, dimana saya dan Kak Jimmy dan Kak Iwan kembali berburu bonsai lagi namun kali ini bukan hanya kami bertiga saja tetapi juga ada teman  seklaigus tetangga saya Rizal beserta anak dan istrinya. Perburuan ini merupakan salah satu yang lumayan waktu saat perjalanan karena jarak yang lumayan jauh.

 


Dimulai dari rumah kami masing-masing hingga ditempat perburuan cukup memakan waktu, sesampai disana kami berusaha melobi penduduk setempat untuk dapat izin mengambil santigi, begitupun saat perjalanan pulang yang penuh dengan tantangan karena hasil yang didapat lumayan banyak dan lumayan berat.

 

Hanya karena belum mencoba bukan berarti tidak tahu dan bukan berarti tidak bisa menjadi hobi, semula hanyalah iseng dan penasaran namun karena mendengar cerita saja tidak asyik akhirnya ikutan nimbrung untuk turut serta dalam perburuan juga. Itulah yang saya rasakan saat mulai ikut dalam menanam bunga.

 

Kenapa disebut berburu? Karena mencari bonsai adalah kata yang kurang keren.

 

Meski diperjalanan harus melewati jalan yang lumayan sulit juga karena adanya penguburan orang meninggal sehingga harus lewat jalur alternatif yang lebih jauh jaraknya dan lebih sulit untuk dilewati namun puji Tuhan tetap bisa sampai dengan selamat di tempat tujuan.

 

BACA JUGA: PERDANA BERBURU BONSAI!


Setelah sampai pun ada tantangan yang harus dilewati yakni izin untuk mengambil santigi dari warga setempat, meski datangnya ke kampung halaman teman saya Rizal namun untuk bisa membawa pulang santigi tetap harus meminta izin dulu biar tidak ada masalah ketika ingin membawa pulang santigi hasil perburuan tersebut.

 




Sekitar sejam waktu yang kami habiskan untuk melobi, dan syukur karena perjalanan kami tidak sia-sia, kami bisa pergi berburu di spot santigi yang lumayan luas dan sangat banyak tinggal pilah-pilih saja, namun satu yang ada dibenak kami saat ingin mengambilnya yaitu jangan sampai merusak ekosistem pantai.

 

Meski izin sudah berhasil dikantongi namun hati tetap was-was karena sebenarnya daerah yang kami datangi ini terlihat sama sekali tidak biasa didatangi oleh warga, hal yang paling saya takutkan yakni buaya atau binatang liar meski sudah diberitahu bahwa tidak ada binatang liar namun tetap saja hati gelisah. HAHAHA

 

BACA JUGA: PODCAST PERDANA!


Perburuan dimulai pukul setengah satu siang hingga sore hari, kami mendapatkan banyak bonsai mulai dari santigi, beringin hingga pohon waru yang juga bisa dijadikan bonsai hias. Ukurannya pun bervariasi ada yang dapat kecil yakni saya dan ada juga yang dapat berukuran besar yakni Kak Jimmy dan Rizal. Sedangkan Kak Iwan membawa pulang yang berukuran sedang saja.

 

Rasa penasaran dipupuk bahkan semakin tinggi tatkala kami sudah ingin pulang seakan tidak ingin meninggalkan lokasi perburuan. Perjalanan pulang semakin menantang bukan karena jalannya yang sulit dilewati namun karena lampu motor teman saya Rizal putus.

 


 


Sesampainya di rumah masing-masing kami mulai membongkar muatan kami dan mulai berkreasi untuk menanamnya pada hari esok, tidak lupa kami membersihkan hasil perburuan sebelum akhirnya direndam semalam dulu agar besoknya bisa ditanam ke media pot.


 

Saya sendiri kekurangan pot alias pot tidak ada alias memang belum beli pot sama sekali, ah..banyak alas an saja eee…HAHAHA  otak sedikit dibuat berputar-putar dan saya memutuskan untuk menggunakan barang bekas seperti ember atau pot yang hampir rusak. Proses penanaman pun tak sampai disini saja karena merawat bonsai dan santigi ini tak semudah yang dibayangkan. Ada kesabaran tingkat tinggi hingga akhirnya bisa melihat tunas kecil yang tentunya baru bisa dilihat setelah berminggu-minggu kemudian.

 

Hati senang sekali dengan perburuan bonsai ini, baru juga lewat sehari namun rasa penasaran diantara kami untuk bisa mendapatkan lebih kembali memuncak. Ternyata ini yah yang namanya penasaran karena baru mengenal, semoga saja tetap langgeng rasa penasaran ini dan jangan seperti mantan yang pergi saat sedang saying-sayangnya. HAHAHA

 

- Bryan Nakupenda

*Bonus Foto Pemandangan
Diambil menggunakan Xiaomi Redmi 5A




Masa pandemi ini sungguh membosankan teman-teman, makanya saya berusaha membuat diri terhibur entah dengan menanam bunga, olahraga, nonton anime bahkan sangking bosannya malah ngajak teman-teman sekolah buat nongkrong.


Seperti dihari sabtu, 20 Juni 2020 lalu, kami nongkrong dirumah saya, yah daripada saya yang harus jalan keluar rumah yah sekalian mereka saja yang datang ke rumahku saja. Lagian sudah lama juga mereka tidak main ke rumah saya kan.


Jadi, pada hari itu kita nongkrong sambil ngobrol ngalor ngidul tentang masa kecil dulu dan segala hal tentang kehidupan yang masing-masing telah kita jalani sambil makan ikan bakar tentunya. Sampai lah pada saat kita janjian mau kemana lagi atau mau makan-makan apa lagi, kebetulan teman saya bernama Reno sangat suka makan jadi yah kita sedikit mengatur rencana untuk pergi makan-makan di minggu berikutnya.



Singkat cerita, kami semua bersepakat untuk pergi makan-makan di Baun, Kabupatèn Kupang tepatnya pergi makan daging Se'i Babi di lapak Om Ba'i. Kami yang sebelumnya berencana pengen bakar-bakar saja tapi ditunda dulu ke minggu berikutnya.




Minggu, 28 Juni 2020, akhirnya saya dan teman-teman meluncur ke Baun, perjalanan siang bolong, padahal lumayan panas hari itu dengan suhu yang mencapai 36 derajat.


Kami menggunakan berencana menggunakan mobil tapi karena hanya empat orang saja yang berangkat akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan motor saja.

  

Saya bersama teman saya Andi menggunakan motor Honda SupraX, sedangkan teman saya Reno dan Melky menggunakan Yamaha Fino. Perjalanan yang jauh ini tidak boleh disita-silakan begitu sampai disana dong. Sampai di lokasi Se'i tanpa basa basi kami langsung memesan makanan Se'i satu kilo, nasi untuk empat porsi dan minuman untuk empat orang.


Siang itu, tempat Se'i Om Ba'i ini lagi ramai ya, tapi berhubung kami memesan makanan untuk porsi yang kecil dibanding tamu yang lain, jadi yah kita duluan yang dilayani. Kami tanpa aba-aba langsung makan hingga tak ada yang tersisa.


Malahan setelahnya kami masih tambah Se'i setengah kilo lagi, gila sudah kayak orang kelaparan. Selesai makanan kami masih nongkrong sebentar sebelum pulang. Tetapi sebelum pulang pun kami masih singgah untuk minum kelapa muda di keluarganya Melky yang ada di Baun.


  


Wah.. Nikmat sekali rasanya, kombinasi yang pas antara Se'i dan kelapa muda. Perut penuh sesak. Seolah tak mampu berbuat apa-apa lagi. HAHAHA


Selesai makan kami langsung pulang, hari yang indah. Namun pulang dalam kondisi terlalu kekenyangan ini juga tak mengenakan karena malamnya jadi tidak berselera untuk makan. Jadinya kami hari itu hanya makan sekali itu saja. HAHAHA


Oh, iya dalam perjalanan pulang saya juga tidak lupa mengambil beberapa gambar sebagai koleksi saya, dengan langit sebagai objek utama. Cuaca yang sedang cerah mendukung saya untuk bisa mendapatkan gambar yang bagus. Mantap jiwa teman-teman.


Dari perjalanan ini saya ingin mengajak teman-teman kalau mau menikmati daging Se'i dengan rasa yang nikmat silakan meluncur ke Se'i Om Ba'i di Baun saja, karena sudah teruji kualitasnya. Dagingnya lembut enak digigit, aroma makanannya yang alami, hmm tiada tara dan juga jangan lupa nikmati dengan kelapa muda yang segar sebagai teman yang paling komplit.


 



Dan jangan lupa untuk bersenang-senang dengan teman-teman anda, karena yang akan kalian rindukan saat masa tua nanti adalah saat-saat anda bersama teman-teman menikmati masa muda.

 

- Bryan Nakupenda


Tidak terasa sudah enam bulan berjalan, hari ini adalah hari terakhir di bulan Juni dan esok kita akan memasuki bulan Juli. Apa artinya bagi saya? Artinya sudah saatnya mengevaluasi tulisan saya di wattpad. HEHEHE


Sebenarnya saya tidak tahu ini penting atau tidak (mengevalusi), namun hati lagi senang saja akhir-akhir ini karena semangat buat menulis lagi tingginya. Saat tengah tahun sepreti ini biasanya saya semangat sekali.


Oh, ya, sejak tahun lalu memang saya rajin untuk menuangkan isi pikiran di wattpad dalam bentuk sajak maupun puisi, tetapi untuk kali ini yang akan saya review adalah proyek 120 puisi dalam setahun saya yang telah saya lakukan sejak awal tahun ini. Saya berharap ada satu kekuatan baru dimana dengan rutin menulis sajak maupun puisi bisa membuat saya jadi lebih semangat untuk menyelesaikan buku saya. HAHAHA

 


Buku saya masih jauh sih dari yang saya inginkan, baru beberapa bab. Tetapi dengan rutinitas yang saya coba bangun ini semoga bisa menggali kemampuan menulis saya menjadi lebih dalam terutama dalam literasi.


Saya sangat menyukai tulis menulis terutama sejak smp, ah, bukan, lebih tepatnya sejak sd. Ada buku saya yang isinya adalah cerita karangan saya tentang kerajaan juga, pernah dicetak dan disimpan sebagai arsip tetapi seprtinya telah hilang saat pindah rumah waktu smp dulu. HAHAHA


Jadi, evaluasi kali ini adalah sejauh mana sih respon orang-orang terhadap apa yang saya tulis, melihat dari statistik tulisan saya ini nampaknya belum banyak yang merespon apalagi dengan hanya mendapat 70 bintang dan 482 kali dibaca dari 61 chapter yang telah saya upload tentu ini sebuah langkah yang terlalu lambat. HAHAHA Mungkin ini juga dikarenakan saya tidak terlalu mempromosikan tulisan saya ini.


 BACA JUGA: KUPANG PODCAST!


Apa perlu saya promosikan dengan lebih kencang lagi ya? Mengingat saya sebenarnya hanya menyukai menulis saja tanpa pernah berpikir bahwa akan ada sebuah timbal balik atau respon yang besar dari orang-orang, singkatnya saya malu lur. HAHAHA Lagian bagi saya dengan mempromosikannya hanya lewat twitter saja sudah merupakan langkah yang tepat bagi saya.


Trus, ngapain buat evaluasi segala bro? Lah suka-suka saya dong. HAHAHA Jadi, evaluasi ini sebenarnya hanyalah langkah saya agar tetap waras dalam menulis saja, lagian puisi yang saya ambil kebanyakan adalah tentang patah hati atau sakit hati.


Memang ada beberapa yang bertemakan pertemanan, alam dan lainnya namun bagi saya keresahan saya tentang sakit hati atau patah hati itu lebih enak dijadikan puisi dibanding yang lainnya. Meski di deskripsi saya berkata bahwa saya akan menulis bukan hanya tentang patah hati saja sih tapi itulah kesukaan, mana yang menarik dihati pasti akan lebih diutamakan.



Sebagai pengingat untuk teman-teman pembaca bahwa nantinya puisi yang saya upload di wattpad juga akan saya update ke blog ini dan menemapatkannya di halaman khusus puisi. Baca Imbas dari Pandemi COVID19 untuk lebih lengkapnya ya teman-teman.


Oke, mungkin itu cerita singkat saya atau evaluasi kurang bermutu saya tentang proyek 120 puisi selama setahun saya, teman-teman jangan lupa baca juga ya, langsung aja ke wattpad saya atau teman-teman bisa search ANTHOLOGY POETRY: NAKUPENDA untuk membacanya.


- Bryan Nakupenda


Akhirnya ada juga artikel saya yang membahas podcast dan tentu saja langsung dengan isi podcastnya. Jadi, podcast ini adalah sebuah rencana lama saya yakni sejak tahun lalu. Eh.. btw podcast tuh apa yah?

Oke, jadi sebelum kita lanjut membahas podcast saya, kita mulai dulu dengan membahas podcast secara umum dulu. 

Berikut sedikit penjelasan singkat yang telah saya rangkum dari beberapa sumber:


Apa itu podcast? 

Menurut situs apple.comPodcast adalah episode program yang tersedia di Internet. Podcast biasanya merupakan rekaman asli audio atau video, tetapi bisa juga merupakan rekaman siaran televisi atau program radio, kuliah, pertunjukan, atau acara lain.

Sedangkan menurut situs qwords.comPodcast adalah berkas digital berupa audio yang pendengarnya diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu untuk bisa mendengarkan audio tersebut. Podcast ini adalah audio non-streaming, sehingga sangat berbeda dengan radio.

Kalau saya menerjemahkannya, podcast adalah sebuah berkas digital yang bertujuan memberikan informasi kepada pendengar kita, dimulai dari informasi bermanfaat hingga informasi yang bisa saja dibuat hanya untuk sekadar menyenangkan hati pembuat podcast.

Sejarah Podcast

Podcast ini pertama kali muncul dalam artikel yang dibuat oleh Ben Hammersley dalam surat kabar The Guardian tahun 2004 lampau. Podcast sendiri awalnya berasal dari kata Pod yang berarti Playable on Demand.

Podcast ini memang dahulu dirancang untuk dapat diputar pada Mac dan juga iPod. Podcast ini menjadi semakin populer pada satu tahun berikutnya sempat jadi sangat booming pada 2007. Bahkan popularitas Podcast ini terus berkembang cepat sampai dengan saat ini. Sebagian besar orang Indonesia juga sudah terbiasa mendengarkan Podcast ini sejak tahun 2012.

Podcast Indonesia

Gelombang podcast pun akhirnya sampai ke Indonesia. Pada 2005, Boy Avianto membuat podcast pertama di Indonesia dengan nama Apa Saja Podcast melalui kanal blogspot.

Popularitas ini ditandai dengan kehadiran sejumlah podcaster yang dianggap sebagai penggawa skena siniar Indonesia, seperti Adriano Qalbi. Membuat Podcast Awal Minggu sejak 2016, Adriano sampai-sampai disebut "Bapak Podcast Indonesia".

Riak podcast di Indonesia berubah menjadi gelombang besar setelah Spotify membuka kanal khusus untuk podcast. Semua orang bisa mengunggah konten audio ke Spotify melalui kanal hosting, seperti Gimlet atau Anchor.

Nah..bagaimana penjelasannya tentang podcast, juga sejarahnya hingga akhirnya bisa hadir di Indonesia juga?

Jadi, podcast saat ini menjadi salah satu daya tarik untuk berkarya dalam era digital seperti saat ini entah melalui youtube atau lewat media sosial lainnnya, dan saya juga mencoba untuk ikut terjun, dan semoga saja tidak banyak kendala yang menghadang saya. HAHAHA


Kupang Podcast

Kupang Podcast atau KUPOD adalah podcast yang saya buat untuk have fun saja, namun tentunya bakal berisi dan bukan main-main isinya, tentunya ada nilai pembelajaran yang akan saya berikan kepada pendengar nantinya. KUPOD ini akan full menggunakan bahasa Kupang, tentu bahasa Kupang tidak sulit untuk didengar dan dicerna karena bahasa Kupang bukan seprti bahasa daerah lain yang sulit sekali. KUPOD ini tetap ada bahasa Indonesia-nya juga, dan ini akan menjadi ciri khas tersendiri pada KUPOD.

KUPOD episode perdana ini adalah podcast pertama saya bersama rekan saya Arry Mochtar a.k.a Axperiman. Podcast ini masih seputar ngalor ngidul seputar kehidupan setelah kuliah dan mimpi-mimpi yang tinggi.

Podcast keresahan hati kami berdua akan stigma kehidupan sosial yang keras yang terjadi pada kami. Podcast ini pun sebelumnya bukanlah berjudul KUPOD namun berjudul Rakat Milenial dan pernah diupload di spotify menggunakan akun rakatmilenial namun setelah beberapa pertimbangan akhirnya saya menghapus podcast lama dan mengupload ulang podcast ini di Spotify untuk didengarkan menggunakan akun pribadi saya.




KUPOD episode satu ini telah direkam pada bulan maret tahun lalu, jadi rekaman ini adalah rekaman sebelum rekan saya Arry memiliki studio foto dan design sendiri dan sebelum saya masih tetap melanglang buana di dunia pengangguran. HEHEHE

Jadi, buat teman-teman yang mau update tentang KUPOD ini bisa langsung follow saya di spotify untuk mendegnarkannya atau bisa juga terus ikuti update podcast di blog ini. 

So, selamat menikmati, selamat mendengarkan!




Sumber: CnnIndonesia, Qwords.com, Apple.com
Gambar: Freepik.com

Gambar pemanis ini adalah karya lama saya di tahun 2016.

Memulai hari dengan penuh semangat yang luar biasa

Dipikiran bakal menyenangkan hari ini namun kenyataan berbeda

Masih pagi sudah mendapat pukulan keras berupa ucapan

Menghantam dada hingga sesak rasanya, sepertinya nafasku tak bisa teratur

Terlihat jelas bahwa aku bukanlah apa-apa, aku bukanlah siapa-siapa dimatamu

Perkataanmu menghantamku seperti pisau sajam yang selalu diasah

tetapi bukan sayatan yang kurasa namun tercabik-cabik yang kurasa

Aneh rasanya ketika diremehkan olehmu

Ah..sepertinya sudah biasa, aku saja yang sedikit lupa rasanya

Bodohnya diriku ini, masih saja terjatuh dalam perangkap

Padahal sudah jelas diriku diperdayai setan yang namanya cinta

Untuk apa menulis puisi panjang lebar, untuk apa menulis sajak

Kalau pribadi sendiri tidak sedewasa kata-kata dipuisi dan sajakmu

Memang benar umur bukan takaran kedewasaan seseorang

Cobaan hiduplah yang menjadi takaran kedewasaan

Merasa terhina?

Iya, aku sangat merasakannya

Merasa terpukul?

Iya, dan aku sangat marah pada diriku sendiri

Harusnya ada yang bisa kukatakan kepadamu

Namun tentu saja ada pisaumu yang lebih jeli melihat celah pada diriku

Terima kasih telah bersedia memikirkan si lemah ini

Mau sepanjang apapun kalimat yang aku tulis atau yang aku ucap

Semuanya tak ada artinya.

 

Bryan Nakupenda

Minggu, 21 Juni 2020 dibuka dengan rasa kantuk yang tinggi mendera setelah semalam harus tidur jam tiga pagi karena teman-teman sekolah datang berkunjung di rumah dan kita makan bareng sambil ngobrol-ngobrol setelah terakhir bertemu saat natal dulu.

Hari terasa lambat karena memang badan juga terasa loyo sekali, sudah hampir jam sepuluh pagi baru ada semangat untuk memulai hari, hufft dasar lemah aku ini.

Bangun dari pembaringan langsung bergegas merapihkan rumah yang memang semalam dibiarkan acak aduk aja karena kantuk yang melanda. Setelahnya langsung masak dan makan pagi tapi makannya bukan pada jam sarapan lagi tapi pada jam makan siang. HAHAHA dasar aku tuh gitu orangnya.


Selesai makan langsung dapat panggilan telpon dari calon kaka ipar, kak Oan. Yah ternyata saya lupa kalau sebenarnya hari ini harusnya pergi berburu bonsai atau beringin bersama calon kaka ipar Jimmy Dethan dan Kaka Iwan Ido, ipar dari pacarku. HEHEHE


Dan mereka sedang menunggu saya untuk pergi berburu loh, dasar anak tidak tau diri. Jadi, say sorry trus selama ditelpon dan langsung bergegas siap untuk pergi ke tempat ketemuan di simpang Manulai 1, karena tempat perburuan katanya berada di daerah Manulai 1 atau sekitaran Oenesu.


Saya yang memang sedari tadi belum mandi pun jadi tidak memedulikan lagi harus bergaya bagaimana untuk pergi berburu. Tapi ada satu pesan yang saya ingat, yakni pesan dari pacar saya yaitu tidak boleh itam. HAHAHA


Akhirnya pakaian perang siap, membawa topi, masker, celana panjang, jaket dan tidak lupa menggunakan sepatu karena saya tau kalau pergi berburu menggunakan sendal pastinya ribet yang ada saat masuk ke hutan.


Kurang lebih setengah jam waktu yang saya lalui untuk bisa sampai di tempat berburu tentunya masih bertemu dulu dengan kak Iwan dan Kak Jimmy di simpang Manulai 1.


Lokasi perburuan berada di hutan dekat desa Oenesu, Kupang Barat. Sampai di lokasi tidak lupa kami masih mengobrol sebentar dengan penjaga hutan tersebut yakni Pak Otniel dan Pak Okto, setelah berbincang cukup lama kami pun langsung bergerak masuk ke dalam hutan dari jam satu siang hingga jam lima petang. Woww.. Waktu yang lumayan lama bukan, kalau bukan karena kegelapan yang mulai menyerang mungkin kami bisa lebih alam lagi di dalam hutan.


BACA JUGA: MEMOTRET FOTO MINIMALIS


Dan orang pertama yang mendapatkan hasil adalah saya dong, menyenangkan hati saya dong. Setidaknya untuk Kak Iwan dan Kak Jimmy itu adalah hal biasa namun saya bahagia atas apa yang saya capai.


Setelah bergelut cukup lama yakni setengah jam untuk menggali hingga akarnya terlihat, saya pun berusaha mengeluarkannya dari tanah sambil menjaga agar akarnya jangan sampai rusak. Dan pergelutan itu membuahkan hasil yang baik, kak Jimmy dan Kak Iwan yang sudah lebih dulu melanjutkan perjalanan nampaknya sudah mendapatkan beberapa bonsai keren juga, mereka menapaki gunung batu yang lumayan tinggi loh, sekitar seratus atau duaratus meter tingginya dari tempat saya menggali bonsai tadi.


  


Saya menyusul mereka hingga keatas dan mendapatkan beberapa bonsai tambahan lagi disana, tidak lupa juga saya mengambil beberapa gambar dari puncak gunung batu tersebut. 


Bonsai kedua saya dapatkan dengan tidak terlalu banyak mengeluarkan tenaga karena memang 'bonggol' atau akar yang telah menua telah keluar dari tanah dan akarnya pun yang di dalam tanah tidak banyak jadi mudah saja, sekitar lima belas menitan sudah selesai.



Lanjut pencarian bonsai, dan akhirnya saya menemukan beringin, berada di pinggir tebing gunung batu tersebut, menempel pada batu karang teguh, dan kali ini saya disuguhkan kesabaran tingkat tinggi demi bisa mendapatkan beringin tersebut, bukan main hampir sejam lebih memahat batu dan mengambil beringin tersebut.


Padahal ukurannya tidak terlalu besar namun karena menempel pada batu karang sehingga menjadikannya sulit diambil.


BACA JUGA: INDAHNYA GUA KRISTAL KUPANG!


Selesai beringin didapatkan, nampaknya hati masih ingin menambah lagi entah bonsai atau beringin, mana saja sepertinya bakal membuat hatiku senang. Eitss... Tidak lupa juga, saya beristirahat makan dan minum, memang sejak sebelum datang saya sudah menyiapkan Kujawas atau jambu biji untuk dimakan saat sedang berburu dan beberapa gelas minuman mineral. Tidak lupa juga, tetap menjaga kebersihan lingkungan jadi saya langsung menyimpan gelas minuman mineral ke dalam tas ransel saya.



Perburuan berlanjut, setelah berkeliling cukup lama akhirnya saya mendapatkan bonsai yang bisa dibilang sangat keren, bonsai apa namanya saya lupa, hehe saya lupa menanyakan namanya pada kak Iwan. Akhirnya, saya mengambil alat dan mulai bergelut demi dan kali ini memakan waktu yang lebih lama karena pohon bonsai ini selain berukuran besar, dia juga menempel pada bau dan akar-akarnya pun berukuran besar sehingga lebih sulit untuk diambil. Tantangan terbesarnya bukan hanya itu, yakni bonsai ini berada di tepi tebing sehingga untuk menggali sangat menguras tenaga. Beberapa gelas minuman saya tenggak, beberapa buah kujawas saya habiskan demi menambah tenaga agar bonsai ini bisa diambil.


Dan akhirnya, setelah lebih dari sejam bergelut bonsai ini saya dapatkan dan saya langsung pergi berkumpul dengan kak Iwan dan Kak Jimmy. Mereka pun susah puas dengan hasil perburuan mereka hari ini.



Namun tantangan tidak hanya sampai disini, karena ternyata kami harus memikul semua bonsai dan beringin sambil menuruni gunung batu dulu. HAHAHA


Menghabiskan perjalanan yang lebih lama karena beban yang dipukul hingga kami sampai di kendaraan kami dan bergegas pulang ke rumah masing-masing. Oh iya, Kami semua senang dengan hasil yang kami dapatkan karena ini sudah menjadi bekal buat kami sendiri untuk bisa menjadi orang yang lebih menggilai bonsai dan beringin.


Berselang dua hari setelah direndam dalam air, saya pun langsung menanamnya dalam wadah seadanya dulu, berhubung belum ada pot jadi yah pakai barang bekas saja dulu yakni bokor air bekas yang telah rusak. HAHAHA


Menanamnya pun bukan hanya menggunakan tanah saja, saya juga menggunakan sekam padi yang telah dibakar, juga dicampur dengan pasir. Penggunaan pasir dapat mencegah air menggenangi akar terlalu lama. Tanah yang dipilih pun usahakan adalah tanah gunung atau tanah merah yang digembur.


 

 

Bagaimana, menarik tidak cerita perburuan bonsai dan beringin kali ini? Ini pengalaman pertama saya loh, HAHAHA


Lagian, saya sangat menikmati kok, kalau teman-teman mau bergelut juga dalam perburuan ini, ayo kita sama-sama menikmati mendaki gunung lewati lembah, masuk keluar hutan demi untuk meningkatkan kebahagiaan pribadi kita, apalagi selama Covid19 ini banyak waktu yang tersedia. Jadi, jangan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang ada.

Lewati dulu setiap prosesnya, nanti juga bakal senang dan bakal menikmatinya.

 - Bryan Nakupenda

Beberapa hari belakangan ini jadi suka motret langit entah kenapa ya saya juga gak tau. HEHEHE Tapi yang pasti keinginan untuk mengambil gambar langit ini terpengaruh dari cuitan di Twitter, ah lupa nama akunnya tapi yang pasti gambar dihasilkan keren sekali. Akhirnya saya langsung mengambil hape butut saya Xiaomi 5a untuk mengambil beberapa gambar langit. Dengan tema minimalism atau foto minimalis, saya mencoba belajar bagaimana mendapatkan hasil gambar yang lumayan keren menurut hati sih. HEHEHE

Tapi sebelum ini saya sedikit research dulu dong tentang foto minimalis ini, paling gak harus tau dulu apa itu foto minimalis dan foto yang bagaimana sih yang disebut minimalism itu. 

Okay, jadi Fotografi Minimalis atau Minimalist Photography menurut situs geonusantara.org, merupakan jenis fotografi dengan konsep jumlah objek atau komponen foto (warna, bentuk, garis, tekstur) yang seminimal atau sesedikit mungkin, dan biasanya memiliki “area kosong” yang cukup luas. Meskipun terlihat sederhana, jika diolah dengan baik justru memberikan dampak yang besar atau pesan yang kuat bagi yang melihatnya.


BACA JUGA: CERITAKU TENTANG HAPE!


 

 

Masih menurut geonusantara.org, fotografi minimalis telah berkembang dan dapat dikategorikan ke dalam 5 jenis, yakni less element, permainan warna, small object, geometri sederhana, part of the whole, dan bentuk yang berulang. Pemahaman dasar tentang minimalisme, trik sederhana, serta pemahaman komposisi fotografi dasar sangat menunjang pembuatan fotografi minimalis menjadi menarik.

Jadi seperti yang telah teman-teman baca, foto minimalis menurut saya, benar-benar memberi kebebasan bagi orang-orang yang sangat menyukai foto dengan gambar yang mengambil titik fokus pada sesuatu dengan memberi ruang yang lebar pada sebagian besar isi foto. Seperti foto contoh diatas yang saya dapatkan di instagram, silakan liat hasil jepretan beberapa akun di instagram yang telah saya simpan sebagai referensi.


 

 


Okay kembali ke siang siang hari dimana panasnya sangat menyengat sampai ke ubun-ubun namun tidak bisa mengurangi semangat saya sambil mencari angle yang pas, beberapa gambar diambil dan BOOOMMM tentu saja saya menyukainya hasilnya, dengan sentuhan lightroom langsung dah upload ke instagram pribadi saya.

Masih tahap belajar but i like it, you know! Tidak ada yang tidak keren meski masih amatiran, siapa sih yang tidak bangga akan hasil karyanya sendiri. Semua orang tentu pastilah sangat berbangga meski bisa saja orang lain mengatakan tidak, but who care.


 BACA JUGA: INDAHNYA GUA KRISTAL KUPANG!


Esok harinya sempat lupa sih mengecek keadaan langit Kota Kupang dan gambar tentu saja tidak sempat diambil, namun yang bikin hati senang adalah hasil foto langit pada sore harinya, kek foto ala-ala senja gitu.

 


Dan sekali lagi, hati tetap berbangga dong. Tapi belum sempat di upload sih, masih menunggu dua temannya lagi biar kalo diupload di feed instagram keliatan rapih aesthetic gitu..Uhhuuuy tapi tenang saja tetap saya tunjukin kok disini.

Hari ketiga, belajar foto minimalism ini akhirnya dapat beberapa gambar langit yang tidak kalah kerennya dari hari pertama, ditambah setelah melihat beberapa referensi di instagram jadi tambah semangat dong, selesai cekrak cekrek langit langsung ngedit di lightroom dan auto upload feed instagram.


BACA JUGA:  DIANCAM PACAR BERUJUNG LIBURAN DADAKAN!


Memang masih tahap belajar tapi semoga value dari belajar motret ginian tidak mengecewakan hati. Tapi sejauh ini sih hati bahagia. HAHAHA

Oh iya, kalau teman-teman mau lihat hasil jepretan saya selanjutnya nanti bisa langsung meluncur ke instagram saya yah, instagram.com/bryanlomi, jangan lupa yah difollow juga jangan hanya lihat-lihat aja.

 

 


Mungkin ini cerita beta kali ini tentang hobi baru saya cekrak cekrek langit, semoga bisa menjadi hiburan meski ceritanya tidak nglawak alias garing. HAHAHA

Intinya, jangan lupa bahagia belajar apapun atau ngelakuin apapun itu harus didahului dengan bahagia ya teman-teman.

 

- Bryan Nakupenda



Akhir-akhir ini jadi sering membaca komik-komik dengan tema pertarungan atau tawuran namun yang karakter utamanya adalah anak SMA yang mengambil plot cerita tentang anak SMA yang bisa dibilang hobi atau tidak sengaja terdampar dalam dunia perkelahian anak SMA. Ada yang terlibat karena dirundung, ada yang terlibat karena memang suka cari gara-gara, asyik dah cerita-ceritanya.

Setelah beberapa bulan ini saya jadi punya banyak waktu karena virus Covid19 yang belum juga mereda, saya jadi sangat-sangat tertarik dengan dunia SMA yang ada di dalam komik entah itu manga, manhwa, atau manhua.

Jadi saya akan merekomendasikan beberapa manga, manhwa atau manhua yang bagus dan menarik untuk dibaca. Tapi sebelum itu kita akan mengenal dulu apa itu manga, manhwa, ataupun manhua. Sebelum kita mulai yuk siapkan teh jeruk hangat ya biar makin adem pas lagi bacanya, karena ini akan menarik sekali. Hehe

BACA JUGA: SOUNDTRACK TERBAIK ANIME NARUTO!!!

Jadi yang pertama adalah manga. Apa itu manga? Buat teman-teman yang menyukai komik dari Jepang, sebutannya manga ya teman-teman. Manga ini adalah perwujudan komik atau cerita bergambar dengan gaya Jepang dan juga telah dikenal sejak tahun 1980an. Manga ini punya banyak kategori ya, diantaranya ada shounen, shoujo, seinen dan josei. Membacanya pun dari kanan ke kiri.

Nah, dari beberapa itu yang paling banyak disukai, ini menurutku ya, setelah mendengar pendapat dari beberapa temanku, yang paling banyak disukai itu adalah manga shounen atau komik yang bercerita tentang anak remaja gitu sekitaran 12 sampai 20 tahunan. Seperti Naruto, One Piece, Boku no Hero dan lainnya itu loh. HEHE


Ok, selanjutnya. Yang kedua, yakni, Manhwa atau bisa kita sebut komik dalam bahasa korea atau komik korea. Jadi manhwa selain cara bacanya yang berbeda dengan manga yakni dari kiri ke kanan, manhwa ini juga komiknya berwarna ya teman-teman beda dengan manga yang komiknya tidak berwarna alias hitam putih. Dan ceritanya tidak kalah seru dengan manga ya.

Yang ketiga, yaitu manhua atau bisa kita sebut komik Tiongkok, (buat yang bertanya kenapa saya bilangnya Tiongkok, sila cek Keppres bapak presiden SBY terkait pengganti 'China' menjadi 'Tiongkok' ya). Jadi pada umumnya komik Manhua ini bisa saja berasal dari Tiongkok, Taiwan atau dari Hongkong namun disebut komik Tiongkok karena menggunakan bahasa Mandarin ya teman-teman.

Dalam Wikipedia dijelaskan bahwa komik manhua ini telah berkembang cukup jauh sejak Dinasti Ming. Luar biasa ya. Jadi itu sedikit penjelasan terkait apa itu manga, manhwa maupun manhua. Pada intinya sih manga, manhwa atau manhua adalah sama, yakni sama-sama komik atau cerita bergambar ya.


Nah, berikut ini saya akan memberikan rekomendasi kepada teman-teman tentang komik yang menurutku sangat keren ya, apalagi bagi kalian yang menyukai kisah anak-Naka nakal atau kisah anak-anak yang hobinya berkelahi. HEHEHE

Rekomendasi ini berdasarkan cerita yang saya sukai, gambar dan juga rasa penasaran yang menggebu dihati saat membaca ya.

Sruput lagi tehnya, ayoo!!!

Eh.. Sruput lagi dong teh jeruk hangatnya.

Ok, berikut adalah daftar dari Manhwa, Manga, atau manhua favorit saya ya:

1. Crows
Crows (クローズ) adalah sebuah seri manga karya Hiroshi Takahashi yang berlatar belakang tentang kehidupan anak SMA Suzuran. Manga ini bercerita tentang pengalaman anak pindahan bernama Harumichi Bouya dari tahun kedua hingga lulus dari Suzuran. Bouya adalah salah satu petarung tangguh yang mampu menantang Rindaman. Banyak aksi-aksi menarik dalam Crows ini yang tentunya bakalan bikin lu gak nyesal baca ceritanya.

2. Worst

Worst adalah karya lanjutan dari seri manga Crows karya Hiroshi Takahashi yang masih sama berlatar SMA Suzuran dan SMA-SMA sekitar SMA Suzuran. Dalam Worst ini berkisah tentang Tsukishima Hana yang dating dari jauh untuk bersekolah di SMA Suzuran, dan ia menjadi satu-satunya yang mampu menyatukan SMA Suzuran. Hampir sama seperti Bouya Harumichi, Hana ini sangat kuat namun yang membedakan mereka dalam Worst ini adalah si Hana mau menjadi pemimpin sedangkan bagi si Bouya dalam seri Crows tidak menyukai menjadi pemimpin. Wah..pokoknya seru deh, banyak hal menarik yang diceritakan pengarang disini. Bakalan gak nyesal bacanya.

3. Lookism

Lookism (Hangul외모지상주의RROemojisangjui) adalah sebuah manhwa atau webtoon Korea Selatan yang ditulis dan diilustrasikan oleh Park Tae-joon. Ceritanya mengisahkan tentang seorang anak SMA yang dapat berganti tubuh—yang satu gemuk dan jelek, dan yang satu gagah dan tampan. Kehidupannya berubah dari yang biasanya di-bully hilang ketika dia berada di tubuh tampannya, ceritanya kompleks dengan berbagai masalah yang timbul. Komik ini pertama kali dipublikasikan di Naver Webtoon sejak bulan November 2014 dan masih berlanjut hingga sekarang. Penasaran? Silakan baca teman-teman. Menampilkan aksi-aksi perkelahian yang gak kalah seru dengan Crows dan Worst loh.

Weak Hero adalah salah satu Manhwa atau webtoon korea keren favorit saya loh, ceritanya berlatar pada kehidupan SMA Eunjang yang mana penuh dengan berandal, si karakter utama Sieun Yeon adalah pahlawan yang paling lemah dalam kelompoknya yang sering diincar karena dianggap yaitu lemah. HAHAHA kasian si Sieun ini. Namun, si Sieun ini adalah salah satu orang yang tidak lagi takut menghadapi pem-bully-an semenjak kejadian yang terjadi di masa lalu. Bagaimana kisahnya? Ayok..kita baca  bersama-sama gaees! Pengarang dari Weak Hero ini adadalah Seopass dan digambar oleh Razen/ Kim Jin Seok.

Sebelum lanjut, ayo sruput lagi tehnya!

yaaa, gitu dong, mantap!!

5. The Boss

Nah kalo ini adalah salah satu yang paling seru perkelahiannya, apalagi karakternya adalah yang terkuat selama ceritanya berjalan, dan selalu tidak mau kalah. HAHAHA The Boss/ Si Boss ini adalah cerita perkelahian anak SMA yang terlibat berbagai masalah. Namun, dalam perjalanannya kisah masa lalunya mulai terungkap sedikit demi sedikit. Bagaimana kelanjutannya?

6. Loser Life

Bagi anda yang pernah atau menyukai komik Lookism, pasti anda tahu dong seiapa pengarangnya. Ya, pengarang komik Lookism dan Loser Life ini sebuah manhwa oleh Park Tae-joon pengarang Lookism, namun di Loser Life ini ia berkolaborasi dengan Jeon Sunwook. Komik Loser Life ini sendiri adalah komik yang menceritakan tentang seorang preman sekolah yang terlempar ke masa SMA-nya dan terjebak di dalam tubuh korban bullya-annya di masa lalu. Jang Ancheol sang preman sekolah berusaha untuk bias kembali ke tubuhnya namun ada syarat yang harus ia lakukan. Bagaimana kisahnya? Ayo, segera baca komik Loser Life!!!

7. How to Fight

Tidak beda jauh dengan Loser Life, komik How to Fight juga merupakan salah satu karya dari Park Tae-Joon yang berkolaborasi dengan Kim Junghyun. How to Fight ini menceritakan Hobin si karakter utama yang tanpa sengaja menemukan channel lama di Newtube dan sejak hari itu hidupnya berubah drastis.

Salah satu komik yang juga penuh dengan perkelahian anak SMA ya ini, Study Group. Bercerita tentang Gamin yang berusaha membentuk sebuah Study Group (Kelompok Belajar) namun tidak semudah yang diperkirakannya karena dia harus berhadapan dengan banyak sekali tantangan dan hambatannya. Bagaimana kisahnya dalam menghadapi preman di sekolahnya? Yukk…baca sama-sama.

9. Money and The Power

Karya dari Dongwoo Han dan Dohee Lee ini adalah salah satu komik yang tidak boleh dilewatkan, berbagai macam masalah dengan tingkat komplesitas yang tinggi menjadikan komik ini patutu untuk dibaca. Tentunya dengan plot yang tidak biasa menjadikan komik ini bisa teman-teman sukai juga.

Sebelum ke komik yang terakhir yang bakalan saya rekomendasikan, tolonglah abisin dulu itu tehnya.

Ayooo!

Nah gitu dong! hehehe

10. Boss in School

Satu-satunya komik manhua yang ada didaftar ini adalah Boss in School, ceritanya tentang anak gangster yang harus pergi bersekolah dan sering dianggap remeh padahal mah doi gacor abis kalau soal bakuhantam. HAHAHA Seri manga ini ada kelanjutannya namun ceritanya malah jauh dari cerita seri pertama, ah pokoknya kerenlah komik dari Tiongkok ini. Apalagi komik-komik Tiongkok dengan ciri khas beladiri yang selalu ditampilkan sangat keren.  
Yooo…. Jadi itulah sepuluh komik baik dari Manga, Manhwa atau Manhua yang saya bisa rekomendasikan kepada teman-teman dan haruslah teman-teman baca. Ceritanya tentu saja bervariasi satu dengan yang lain, dan sekalipun ada pengarang yang sama di beberapa komik namun saya berani jamin teman-teman tidak akan kecewa dengan cerita yang disajikan.

Sebenarnya masih ada beberapa komik tentang perkelahian anak SMA namun menurut saya sih belum pantas masuk daftar ini sebagai salah satu komik yang pantas untuk dibaca dan juga komik-komik yang didaftar ini adalah komik yang sudah saya baca sebelumnya, jika mungkin ada komik tentang tawuran anak SMA yang belum saya baca, silakan titip di kolom komentar komik-komik yang patut saya baca ya teman-teman. HEHEHE



Oh, iya, bagi teman-teman yang ingin membaca, silakan googling ya. Saya tidak ingin berbagi link atau apapun mengenai komik diatas, namun untuk beberapa komik korea atau Manhwa bisa teman-teman baca di webtoon. Terima kasih!
 

-       Bryan Nakupenda