FESTIVAL KIDS DI CAR FREE DAY


Kamis, 3 Oktober 2019. Tiba-tiba saja ada chatingan whatsapp dari salah seorang teman yang masuk, isinya ajakan atau lebih tepatnya adalah surat tugas gitu, bahwa pada Senin sampai Rabu yakni pada tanggal 7 sampai dengan 9 Oktober akan menjadi akan menjadi juri atau wasit adalam event Festival Kids Olahraga tahun 2019. 




 Ada beberapa cabagn olahraga yang akan terlibat nantinya, yakni Shorinji Kempo, Tinju, Atletik, Taekwondo, Pencak Silat, dan Cricket. Yah, ini merupakan cabang olahraga unggulan lah yang ada di Bumi Flobamorata tercinta.

Jumat, 4 Oktober 2019. Ada undangan rapat yang ditujukan kepada kami beberapa kenshi yang diberikan mandat sebagai wasit/ juri nantinya. Meski terkesan dadakan namun kami memakluminya karena memang perihal mandat yang diturunkan oleh Ketua Umum Perkemi NTT merupakan hak prerogatifnya dan kami sih siap-siap saja untuk mengeksekusi.

Singkat cerita, ada lima orang kenshi yang ditunjuk untuk menjadi juri yakni Senpai Juliana Toh, Senpai Yoseven Lao, Senpai Marcel Pah, Senpai Jenneth Dethan dan tentunya saya sendiri. Rapat pun jadi dan dilaksanakan di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (DISPORA) tepatnya di Ruangan Bidang Pembuadayaan Olahraga DISPORA NTT.
Akhirnya dari rapat bersama panitia festival kids dari Dispora NTT dengan pengurus cabang olahraga (Cabor) dan para guru olahraga beserta kepala sekolah dasar beberapa sekolah dasar menetapkan tujuh sekolah untuk terlibat di Cabor Shorinji Kempo. Diantaranya yakni SDI BAKUNASE 2, SD BERTINGKAT OEBOBO, SD BERTINGKAT NAIKOTEN, SDI KUANINO, SDN MAULAFA, SD GMIT NO. 7 OEBUFU dan SD OESAPA KECIL 2. Dan ditetapkan juga bahwa akan dilaksanakan latihan bagi para murid yang semuanya belum pernah berlatih Shorinji Kempo tersebut.

Senin merupakan hari pertama dan semua sekolah hadir bersama murid-muridnya diantar guru olahraga mereka. Latihan berlangsung seru kami yang ditunjuk sebagai juri/wasit juga menjadi pelatih bagi mereka sebelum hari-H festival kids.




Untuk mempersiapkan mereka kamipun juga dibantu oleh para kenshi siswa binaan SKO (Sekolah Keberbakatan Olahraga) NEGERI KUPANG. Mereka dibagi menjadi tujuh kelompok untuk melatih para murid. Hari rabu dan kamis menjadi semakin seru ketika datang lagi sekolah lain yang tidak ingin ikut Cabor lain tetapi ingin ikut Cabor kempo diantaranya murid dari SDI LABAT, SDI OETONA, SDI MAPOLI dan SDK CITRA BANGSA.


BACA JUGA: TIPS MEMJADI ATLET

Sekolah yang ingin mengikuti festival kids pun semakin membludak karena dari yang awalnya hanya tujuh sekolah sekarang sudah menjadi sebelas sekolah yang akan terlibat. Namun, beruntung kami sudah siap dengan segala tantangan, kami tidak kekurangan bantuan karena para kenshi SKO selalu hadir untuk membantu.








Sabtu, 12 Oktober 2019, hari dimana haru festival kids berlangsung, jalur El Tari yang biasanya sudah diramaikan kendaraan kini berganti dengan ramainya gelombang manusia. Terlihat banyak sekali massa dari berbagai sekolah, berbagai instansi, berbagai komunitas dan banyak lainnya yang memadati. Tepat jam 7 pagi acara dibuka oleh Kadispora NTT, Ibu Hilda Bria Seran. Selesai pembukaan langsung dilaksanakan festival kids dari kecaboran masing-masing.

Festival kids berjalan seru, dimana dari kesebelas sekolah dasar tersebut saling unjuk gigi kebolehan mereka setelah beberapa hari berlatih. Pantang menyerah dan keinginan untuk tak ingin kalah satu dengan yang lain  adalah yang ingin mereka tunjukkan.






Festival kids ini dibagi menjadi dua kategori yakni kategori A dan kategori B, kedua kategori ini tidak ada perbedaan cuman agar semua sekolah tetap juara saja HEHEHE Setelah selesai menampilkan dan selesai penjurian akhirnya terpilihlah dua sekolah yang menjadi juara yakni SD BERTINGKAT NAIKOTEN pada kategori A dan SD BERTINGKAT OEBOBO pada kategori B.


BACA JUGA: JUARA UMUM 3

Para murid pun riang gembira menyambut hasil yang didapat termasuk juga para guru dan kepala sekolah yang turut hadir. Bahkan imbas dari kegiatan ini beberapa sekolah pun berkeinginan untuk membuka di sekolah mereka karena memang hampir semua sekolah yang ikut festival kids ini belum ada dojo Kemponya. Luar biasa bukan animo para murid-murid ini.







Dan melalui postingan ini juga saya bersama rekan dan pengurus PERKEMI NTT mengucapkan terima kasih juga kepada DISPORA NTT karena telah menyelenggarakan kegiatan ini meski ada beberapa kekurangan namun itu wajar karena tak ada Gading yang tak retak yooo..

Singkat cerita semoga para murid, guru olahraga, kepala sekolah serta seluruh masyarakat yang ikut meramaikan semoga tertular semangatnya untk menjadikan olahraga sebagai alat untuk hidup lebih baik lagi.

SALAM OLAHRAGA, JAYA!

NTT, BANGKIT! NTT, SEJAHTERA! PRESTASI, EMAS!


0 Komentar:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara bijak atau sesuai topik pembahasan...