AKU, PUISI 02 JUNI 2018

Wooow… ini adalah sebuah pengalaman yang mungkin bisa dibilang menarik, hubungan dengan si dia sedang kacau dan bisa merangkainya menjadi sebuah puisi adalah suatu kebahagiaan. HAHAHA Biarpun puisi ini isinya adalah curahan hati yang sedang kesal dan sedih tapi akan selalu menjadi kebanggaan untuk mempublikasikannya HAHAHA


Karena sebelumnya belum pernah mempublikasikan puisi atau lebih tepatnya belum pernah untuk menunjukannya ke orang lain, but I think it’s the right time to show up, So I do it Now. Semooga yang menikmatinya tidak melihatnya sebagai sesuatu yang menjijikan. HAHAHAHA


Puisinya, puisi sederhana kok. Judul pusiinya adalah ‘AKU’, saya buat dalam dua versi,  oh iya..maaf, maaf yah, sebelumnya saya cuman nulis-nulis dan belum pernah belajar bagaimana menulis puisi dengan baik dan benar, pernah sih tapi itu sudah lama sekali kalau gak salah pas SMP. Jadi, puisi ini ada versi panjangnya dan ada versi sederhananya alias pendek. So Enjoy.


AKU
Sejauh ini perjalanan kita terasa kuat
Tidak ada yang berubah diantara kita
Apa yang kita inginkan selalu ada
Apa yang kita idamkan selalu tercapai

Kini hari-hari telah berlalu
Yang dulunya dekat kini tak lagi
Selayaknya senja yang semakin lama
Semakin jauh meninggalkan rasa ini

Begitupun kenangan kita
Yang dulunya betambah karena bahagia
Kini semakin betambah namun dengan kepedihan
Tanda tanya melintas
Bahagiakah kamu disana dengannya?

Banyak keberatan dalam hati
Tapi tidak bisa ku tahan dirimu
Ku sadari bahwa setiap insan
Selalu menemukan jalannya
Sekalipun ia tersesat

Tanda tanya tanda seru
Selalu hadir mengimpitku
Tak pernah kuhiraukan
Karena ku tahu selalu ada jawaban
Bagi yang selalu mempertanyakan kenapa

Semua cerita semua sedih, kutinggalkan
Semua pedih semua bahagia saat bersamamu
Ku simpan biar jadi pelajaran
Karena semua yang bersedih pasti dipulihkan
Dan cinta akan hadir bagi yang di tinggalkan


Dan berikut adalah puisi ‘AKU’ dalam bentuk yang lebih sederhana.

AKU
Hari berlalu,
Senja semakin jauh,
Kenangan trus bertambah
Bahagiakah kamu disana

Selalu ada jalan bagi yang tersesat,
Selalu ada jawaban bagi yang mempertanyakan,
Selalu ada cinta bagi yang di tinggalkan




Aku, 02 Juni 2018

Post a Comment

0 Comments