Peserta Pertandingan Danrem Cup 2017

Membangun sebuah dojo tidaklah mudah, apalagi membangun dojo dari nol tanpa bantuan siapapun. Yah itulah pemikiran yang akan muncul dari siapa saja yang berniat membangun sebuah dojo tapi masih memikirkan sulitnya membangun sebuah dojo.

Begini, sedikit pencerahan buat kita semua, dalam membangun atau ingin menggapai apapun kita pasti akan diberi tantangan. Kalau tidak pastiiah kita tidak akan tahu bagaimana cahaya lampu bisa menerangi bumi jika Thomas Alfa Edison tidak bertahan dan terus mencari cara untuk menemukan lampu.


Selalu ada yang namanya gagal, hanya bagaimana cara kita untuk mewujudkan impian kitalah yang bisa menuntun kita untuk melewati kegagalan itu tanpa memikirkan kegagalan itu. Sejak 2012 bisa dibilang Dojo terbesar di Kota Kupang adalah Dojo SMKN 1 Kupang dan Dojo KONI, bahkan dalam setiap kejuaraan mereka selalu menjadi juara umum 1  atau 2 secara bergantian, namun siapa sangka sejak hadirnya dojo-dojo baru membuat peta persaingan juara umum semakin menjadi lebih seru, dari yang duo sentries berubah menjadi persaingan yang lebih sehat dengan hadirnya dojo-dojo baru seperti Dojo SDG AIRNONA 1, Dojo NEFONAEK dan Dojo SEGITIGA EMAS.



Duduk Istirahat

Berbekal pengalaman sebagai atlet, para pelatihnya berusaha untuk mewujudkan kenshi-kenshi dojonya untuk harus siap untuk maju bertanding melawan senior-seniornya. Dan tidak ada yang menyangka bahwa persaingan dojo-dojo justru semakin membuat atlet-atlet sang juara baru terus bermunculan.

Lihat saja dari banyaknya atlet yang mengikuti TC (training center) atau latihan terpusat untuk mengikuti POPDA, Kejurnas atau Kejuaraan lainnya kemarin, banyak atlet-atlet baru yang muncul dari dojo SDG Airnona 1, Nefonaek dan Segitiga Emas.


Melihat kemunculan dojo-dojo baru, persaingan antar kenshi sebagai atletpun akan bertumbuh makin besar dan semakin baik bagi Shorinji Kempo Nusa Tenggara Timur (Kempo NTT) sendiri, karena bakalan ada banyak lapisan yang siap menggantikan senoior-seniornya ketika mereka memutuskan pensiun sebagai atlet.



Pemanasan sebelum latihan
Jangan melihat susahnya mendirikan tapi kuatkanlah komitmenmu dan kerjakanlah dengan setulus hati, karena Kempo NTT bisa eksis dan konsisten berprestasi juga karena melewati proses yang sama dan tentunya dengan komitmen yang sangat kuat dibangun oleh Pendiri Kempo NTT, Sensei Barnabas nDjurumana.

Sekarang menjadi tugas dan tanggung jawab bagi para penerus Kempo NTT untuk melanjutkan mimpi Sensei Barnabas, belajar untuk menghadapi persoalan menghadapi kenshi-kenshi yang masih cilik hingga besar dari dojo maka tentu kita semua akan mampu untuk membawa Kempo NTT, Perkemi atau Perkemi NTT semakin mendunia.


Jangan hanya senang melihat kesuksesan kejayaan masa lalu tapi jadilah orang-orang yang siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir Kempo NTT terus disorot sebagai salah satu tiang pembinaan prestasi terbaik di Indonesia.



Dojo SDG Airnona 1 foto bersama setelah selesai mengikuti Danrem Cup 2017 

Membangun Kempo NTT bisa dimulai dari dojo masing-masing, membina kenshi-kenshi yang siap membawa Kempo NTT semakin mengangkasa dan tentunya semua bisa diawali dengan do’a dan kerja keras. Jangan pikir susahnya karena semua hal di dunia ini selalu dimulai dengan yang mudah, sulit dan mudah.


Selesai latihan rutin DOjo SDG Airnona 1

Dua minggu lagi kejuaraan antar dojo di Kota Kupang khusus Embu dan semoga juara-juara baru bisa ahir dari sana, harapan semua pelatih terutama Sensei George Hadjoh dan Sensei Alfons Theodorus tentunya adalah semoga adik-adik juniornya bisa dan siap menggantikan seniornya, tentunya melalui kompetisi dan bukan sekadar juara baru namun harus seorang kenshi yang siap memikul Kempo NTT menuju prestasi tertinggi.

 Kempo Indonesia Hebat, Perkemi Jaya, Perkemi NTT Luar Biasa.